Migrant Bisa


Blitar,MigrantBisa – Pasca perayaan Idulfitri 1447 H, jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Blitar meningkatkan kegiatan patroli guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Polres Blitar di bawah kepemimpinan AKBP Rivanda mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), khususnya di lokasi wisata yang mengalami lonjakan pengunjung setelah libur Lebaran.


Seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Panggungrejo, AKP Supriadi, bersama Forkopimcam setempat yang melaksanakan patroli dan monitoring di kawasan wisata Pantai Serang.


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, mengingat meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur untuk berwisata bersama keluarga.



Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tetap menjaga ketertiban, keselamatan, serta waspada terhadap barang bawaan.


Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Kapolres Blitar, AKBP Rivanda, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di masa pasca Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas warga.


“Pasca Idulfitri, aktivitas masyarakat di tempat wisata cenderung meningkat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati momen libur dengan aman, nyaman, dan penuh kebersamaan di wilayah Kabupaten Blitar.(bud)


Polisi Blitar Intensifkan Patroli Wisata Pantai Serang Pasca Idulfitri 1447 H

Blitar,MigrantBisa – Menjelang arus mudik Lebaran, Kapolres Blitar AKBP Rivanda turun langsung melakukan pengecekan Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pengamanan (Pos Pam) dalam rangka Operasi Ketupat, Kamis (19/3/2026).

Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung telah siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terutama dalam menghadapi meningkatnya mobilitas warga saat momentum mudik dan perayaan Hari Raya.

Dalam kunjungannya, Kapolres tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi dan sarana prasarana, tetapi juga memastikan kesiapan fisik serta mental anggota yang bertugas di lapangan.

Ia pun memberikan arahan sekaligus motivasi agar seluruh personel tetap menjalankan tugas dengan maksimal.

“Kesiapan dan kewaspadaan harus terus dijaga. Laksanakan tugas dengan profesional dan tetap mengedepankan sikap humanis dalam melayani masyarakat,” ujar AKBP Rivanda.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas pengamanan.

Dengan pengecekan ini, diharapkan seluruh Pos Yan dan Pos Pam di wilayah hukum Polres Blitar dapat berfungsi optimal, sehingga situasi keamanan dan kelancaran arus mudik tetap terjaga hingga Operasi Ketupat berakhir.(bud)

Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran, Kapolres Blitar Tinjau Pos Yan dan Pos Pam

Blitar,MigrantBisa – Polres Blitar mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan pawai ogoh-ogoh dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi di Kecamatan Wlingi, Rabu (18/3/2026). Pengamanan dilakukan guna memastikan kegiatan keagamaan umat Hindu tersebut berlangsung aman dan tertib.

Pawai ogoh-ogoh menjadi salah satu tradisi penting dalam rangkaian Nyepi, yang melambangkan penyucian diri dari unsur-unsur negatif sebelum memasuki hari hening.
Dalam pelaksanaannya, pengamanan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, BPBD, RAPI, Senkom, Banser, pemuda gereja, Pecalang, linmas, hingga elemen masyarakat lainnya. Sinergi lintas sektor ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kegiatan serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Siswanto, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh memberikan rasa aman bagi umat Hindu yang menjalankan ibadah Nyepi.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga umat Hindu dapat menjalankan ibadah dengan khidmat,” ujarnya.

Dengan pengamanan yang maksimal dan dukungan berbagai pihak, perayaan Nyepi di wilayah Kabupaten Blitar diharapkan berlangsung damai serta penuh makna.(bud)

Jaga Kekhusyukan Nyepi, Polres Blitar Kawal Pawai Ogoh-Ogoh di Wlingi

Blitar,MigrantBisa – Anggota DPR RI Komisi IX, Nurhadi, menggelar kegiatan Sahur on the Road di Kelurahan Gedog, Kota Blitar, Rabu (18/3/2026) dini hari. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 02.00 WIB tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan sekitar 100 pemuda setempat.


Dalam kegiatan itu, Nurhadi bersama para pemuda berkeliling kampung sambil membunyikan musik untuk membangunkan warga agar melaksanakan sahur. Kebersamaan terasa kental saat rombongan menyusuri jalan-jalan lingkungan dengan penuh semangat.


Tak hanya membangunkan warga, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Nurhadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempererat tali silaturahmi sekaligus mengingatkan pentingnya sahur bagi masyarakat.



“Ini bagian dari kebersamaan kita. Tadi kita sahur on the street di wilayah Gedog bersama sekitar 100 pemuda, dan sekarang waktunya sahur bersama,” ujar Nurhadi.


Momen santap sahur pun berlangsung hangat dan penuh keakraban. Menu sederhana seperti ikan nila, tahu, timun, dan sambal goreng dinikmati bersama oleh seluruh peserta.


Warga Kelurahan Gedog menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi langkah Nurhadi yang dinilai mampu membangun kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat selama Ramadan. (bud)

Nurhadi Gelar Sahur on the Road dan Berbagi Sembako Bersama Warga Gedog


KotaBlitar,migrantBisa
– Polres Blitar Kota merilis hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengungkap puluhan kasus penyakit masyarakat (pekat) dengan berbagai jenis pelanggaran. 

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo dalam konferensi pers, Selasa (17/3/2026), menyampaikan bahwa selama operasi berlangsung pihaknya berhasil mengungkap 39 kasus dengan 39 tersangka. 

 “Operasi ini dilaksanakan selama 12 hari. Dari hasil pelaksanaan tersebut, kami berhasil mengungkap sebanyak 39 kasus,” ujar Kapolres. 

 Dari total pengungkapan kasus tersebut, pelanggaran terkait minuman keras dan petasan/bahan peledak menjadi yang paling menonjol. Rinciannya sebagai berikut Minuman keras (miras): 20 perkara,Petasan/bahan peledak: 9 perkara,Narkoba: 7 perkara,Perjudian: 3 perkara Kapolres menegaskan bahwa tingginya angka peredaran miras dan petasan menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. 

 Barang Bukti Beragam, dari Miras hingga Bahan Peledak Selain mengamankan para tersangka, polisi juga menyita berbagai barang bukti dari masing-masing kasus. Pada kasus perjudian, petugas mengamankan sejumlah handphone, kartu ATM, bukti transfer, uang tunai, hingga sepeda motor yang digunakan pelaku. 

 Sementara pada kasus petasan dan bahan peledak, barang bukti yang diamankan tergolong cukup besar, antara lain:Bubuk petasan seberat 32,7 kg,Belerang dan KCL 31,8 kg,Aluminium powder 7 kg dan bubuk arang 1 kg,654 selongsong petasan berbagai ukuran,Alat produksi seperti timbangan, mesin mixer, saringan, hingga sumbu petasan 

 Untuk kasus narkoba, polisi mengamankan:2.035 butir pil Double L,5 kilogram ganja,17,85 gram sabu,Ratusan plastik klip, timbangan digital, serta alat pengemasan 

 Sedangkan dari kasus miras, sebanyak 272 botol minuman keras berbagai merek berhasil disita. 

 Pelaku Petasan Didominasi Remaja, Belajar dari Internet Kapolres mengungkap bahwa sebagian besar pelaku kasus petasan merupakan anak-anak dan remaja. 

 “Mereka belajar merakit petasan dari YouTube, kemudian membeli bahan-bahannya secara online dengan sistem COD,” jelas AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo. 

 Fakta ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan kemudahan akses terhadap bahan berbahaya serta minimnya pengawasan. 

 Usai Operasi Pekat Semeru 2026, kepolisian kini melanjutkan pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 dengan tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. 

 Operasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan arus mudik, tetapi juga menjaga stabilitas kamtibmas, termasuk mengantisipasi peredaran petasan, miras, dan tindak kriminal lainnya. 

 Berbagai langkah preventif telah dilakukan, seperti patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, serta edukasi melalui media sosial. 

 Kapolres menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan instansi terkait dan masyarakat. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.(bud)

Polres Blitar Kota Ungkap 39 Kasus dalam Operasi Pekat Semeru 2026, Didominasi Miras dan Petasan

KotaBlitar,MigrantBisa – Aktivitas pasar yang mulai meningkat jelang Idul Fitri 1447 H/2026 M mendorong Forkopimda Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting, Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan potensi penimbunan.

Sidak dipimpin langsung Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin bersama Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar Romulus Haholongan, serta tim Satgas Pangan.

Sejumlah titik disasar, mulai dari Pasar Pon di Jalan RA Kartini, Agen Toko Bali Jaya di Jalan Kelud, hingga Hyfresh Supermarket di kawasan Blitar Square.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menyebut, hasil pengecekan menunjukkan kondisi pasokan bahan pokok masih terkendali.

“Stok aman, distribusi lancar, dan tidak ada indikasi kelangkaan di lapangan,” tegasnya.
Selain itu, harga berbagai komoditas juga masih relatif stabil dan sesuai ketentuan pemerintah. Beras premium terpantau di kisaran Rp14.900/kg, gula pasir Rp16.000/kg, minyak goreng Minyakita Rp15.700/liter, daging ayam ras Rp38.000/kg, telur ayam ras Rp29.000/kg, serta bawang merah Rp36.000/kg.
Petugas juga melakukan pengecekan kualitas barang untuk memastikan produk yang beredar tetap layak konsumsi. Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran maupun penyimpangan mutu.

Forkopimda menegaskan pengawasan akan terus diperketat menjelang puncak arus belanja masyarakat saat Lebaran, termasuk untuk mencegah praktik curang seperti penimbunan dan permainan harga.

“Kami tidak akan ragu menindak jika ditemukan pelanggaran yang merugikan masyarakat,” ujar Kapolres.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.(bud)

Jelang Lebaran, Forkopimda Blitar Turun ke Pasar: Cek Harga hingga Antisipasi Penimbunan


Blitar,MigrantBisa - Anggota Komisi IX DPR-RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi NasDem Nurhadi,S.Pd,.MH. Gelar  sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kerjen, Srengat - Kabupaten Blitar, Senin (16/03/2026) dengan undangan peserta 150 orang dari berbagai macam kalangan dari Pukul 13:00 WIB - selesai 

 

Nurhadi menjelaskan secara singkat, "bahwa sosialiasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD, NKRI  dan Bhineka Tunggal Ika adalah tugas dari setiap anggota MPR-RI guna lebih meningkatkan kembali pemahaman masyarakat makna dari empat pilar kebangsaan tersebut".

 

"Empat pilar kebangsaan ini merupakan pedoman bagi kita sebagai warga negara Indonesia agar tetap bersatu dan menjunjung tinggi nilai toleransi dalam perbeadaan," jelas Anggota MPR RI sekaligus Anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi NasDem Dapil Jawa Timur VI Periode 2024-2029.

 

Dikatakan, keberagaman suku, ras, agama, adat istiadat maupun warna kulit jangan menjadi sumber perpecahan. Karena menurutnya, bagi yang tidak setia pada empat pilar ini, sama dengan melawan hukum.

 

Sehingga wawasan warga akan pentingnya pengetahuan empat pilar itu semakin luas untuk anak cucu sebagai penerus bangsa.

 

Nurhadi juga mengajak masyarakat, tetap menjadi warga yang baik, patuh dan taat pada aturan UU dan tetap menjaga keutuhan NKRI, terlebih mendukung program pemerintah dengan Baik. 

 

Perbedaan itu filosofinya menjadi pondasi untuk semakin memperkuat keutuhan bangsa jika semua lab, bantuan tempat ibadah, masjid, sekolah, dana bantuan ke masyarakat  dan bantuan umum. 

 

Saat ini isu nasional adalah bagaimana upaya pemerintah fokus menurunkan harga pokok dan  menyamakan harga komoditas lain, pikiran ini  yang wajib bagi negara. Saya berharap ini bisa ada gagasan besar agar terjawab problematika ketimpangan  yang masih terjadi sampai saat ini. 

 

Nurhadi dalam pesannya akan tetap berusaha dapat memberikan manfaat bagi masyarakat selama menjabat di DPR-RI dari periode 2019-2024 hingga menjabat kembali untuk Periode 2024-2029,  khususnya untuk masyarakat Daerah Pemilihannya Termasuk Daerah Kabupaten Blitar "Semoga bisa bersinergi dan berkomunikasi dengan baik dalam menata Kabupaten Blitar kedepan lebih mapan sesuai visi misi" jelas Nurhadi 

Program yang dibutuhkan di masyarakat seperti

Program Kementrianan untuk memajukan daerah membentuk kelompok usaha bersama di provinsi dan kabupaten dan kota di Dapilnya menjadi fokus perhatian. 

 

" Pelatihan dan kebutuhan alat bantu sesuai dengan yang dibutuhkan kelompok usaha bersama. Potensi yang ada di tingkat bawah  harus didorong, untuk kesejahteraan masyarakat" ungkap Nurhadi.

 

Nurhadi juga merespon permintaan bantuan sembako terus digalakkan dan lebih selektif untuk mempermudah pemenuhan gizi bagi kelompok masyarakat paling miskin, hal ini berkaitan pengendalian inflasi yang belum maksimal oleh Pemerintah.

Paparan Materi sosialisasi 4 pilar Kebangsan secara utuh di sampaikan dengan bahasa yang lugas dan sederhana, memahami kearifan lokal Masyarakat Kabupaten Blitar (bud)

Nurhadi,S.Pd,.MH. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Kerjen - Srengat Kabupaten Blitar

Blitar,MigrantBisa – Personel Polres Blitar melakukan pemantauan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 di Stasiun Kereta Api Wlingi, Kabupaten Blitar, Senin (16/3/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026 untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Sejak pagi pukul 06.00 WIB hingga malam hari, petugas dikerahkan untuk melaksanakan monitoring arus mudik sekaligus pengamanan angkutan umum di kawasan stasiun. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pengamanan dipusatkan di area Stasiun KA Wlingi, salah satu titik transportasi publik yang digunakan masyarakat selama masa mudik. Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan aktivitas penumpang berjalan lancar.

Hasil pemantauan sementara menunjukkan situasi di Stasiun Wlingi terpantau aman dan kondusif. Hingga saat ini, belum terlihat adanya lonjakan penumpang yang signifikan, khususnya pada jadwal keberangkatan kereta api dari stasiun tersebut.

Polres Blitar memastikan pemantauan dan pengamanan akan terus dilakukan selama periode mudik Lebaran, guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api.(bud)

Polres Blitar Pantau Arus Mudik Lebaran 2026 di Stasiun Wlingi, Situasi Masih Kondusif

KotaBlitar,MigrantBisa – Polres Blitar Kota melakukan pemeriksaan kelayakan bus angkutan mudik Lebaran di Terminal Patria, Senin (16/3/2026). Tak hanya memeriksa kondisi armada, petugas juga melakukan tes urine terhadap sopir dan awak bus untuk memastikan perjalanan pemudik aman.

Kegiatan ini digelar bersama instansi terkait sebagai langkah pencegahan selama arus mudik. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis bus, hingga kesiapan operasional armada angkutan umum.
Selain itu, sopir dan kondektur turut menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kru bus dalam kondisi sehat dan tidak berada di bawah pengaruh narkotika maupun minuman keras saat bertugas.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui KBO Satlantas Iptu Aris Wigiarto mengatakan, pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya menjamin keselamatan penumpang selama musim mudik Lebaran.

“Pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap armada bus, mulai dari surat-surat kendaraan, kondisi fisik kendaraan, hingga kelengkapan emergency lainnya,” kata Aris.

Ia menyebut, sekitar 20 unit bus diperiksa dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan pelanggaran maupun kondisi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi.

Petugas juga mengingatkan sopir agar selalu mengutamakan keselamatan, menaati aturan lalu lintas, dan menjaga kebugaran sebelum melakukan perjalanan jauh.

Polres Blitar Kota menegaskan pemeriksaan serupa akan terus dilakukan selama pengamanan arus mudik Lebaran guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum.(bud)

Polres Blitar Kota Cek Kelayakan Bus Mudik, Sopir dan Awak Jalani Tes Urine


Tulungagung,MigrantBisa - Anggota Komisi IX DPR-RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi NasDem Nurhadi,S.Pd,.MH. Gelar  sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Ngentrong, Kec. Campurdarat - Kab. Tulungagung, Senin (16/03/2026) dengan undangan peserta 150 orang dari berbagai macam kalangan dari Pukul 07:00 WIB - selesai 

 

Nurhadi menjelaskan secara singkat, "bahwa sosialiasi empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD, NKRI  dan Bhineka Tunggal Ika adalah tugas dari setiap anggota MPR-RI guna lebih meningkatkan kembali pemahaman masyarakat makna dari empat pilar kebangsaan tersebut".

 

"Empat pilar kebangsaan ini merupakan pedoman bagi kita sebagai warga negara Indonesia agar tetap bersatu dan menjunjung tinggi nilai toleransi dalam perbeadaan," jelas Anggota MPR RI sekaligus Anggota Komisi IX DPR-RI Fraksi NasDem Dapil Jawa Timur VI Periode 2024-2029.

 

Dikatakan, keberagaman suku, ras, agama, adat istiadat maupun warna kulit jangan menjadi sumber perpecahan. Karena menurutnya, bagi yang tidak setia pada empat pilar ini, sama dengan melawan hukum.

 

Sehingga wawasan warga akan pentingnya pengetahuan empat pilar itu semakin luas untuk anak cucu sebagai penerus bangsa.

 

Nurhadi juga mengajak masyarakat, tetap menjadi warga yang baik, patuh dan taat pada aturan UU dan tetap menjaga keutuhan NKRI, terlebih mendukung program pemerintah dengan Baik. 

 


Perbedaan itu filosofinya menjadi pondasi untuk semakin memperkuat keutuhan bangsa jika semua lab, bantuan tempat ibadah, masjid, sekolah, dana bantuan ke masyarakat  dan bantuan umum. 

 

Saat ini isu nasional adalah bagaimana upaya pemerintah fokus menurunkan harga pokok dan  menyamakan harga komoditas lain, pikiran ini  yang wajib bagi negara. Saya berharap ini bisa ada gagasan besar agar terjawab problematika ketimpangan  yang masih terjadi sampai saat ini. 

 

Nurhadi dalam pesannya akan tetap berusaha dapat memberikan manfaat bagi masyarakat selama menjabat di DPR-RI dari periode 2019-2024 hingga menjabat kembali untuk Periode 2024-2029,  khususnya untuk masyarakat Daerah Pemilihannya Termasuk Daerah Kabupaten Tulungagung "Semoga bisa bersinergi dan berkomunikasi dengan baik dalam menata Kabupaten Kediri kedepan lebih mapan sesuai visi misi" jelas Nurhadi 

Program yang dibutuhkan di masyarakat seperti

Program Kementrianan untuk memajukan daerah membentuk kelompok usaha bersama di provinsi dan kabupaten dan kota di Dapilnya menjadi fokus perhatian. 

 

" Pelatihan dan kebutuhan alat bantu sesuai dengan yang dibutuhkan kelompok usaha bersama. Potensi yang ada di tingkat bawah  harus didorong, untuk kesejahteraan masyarakat" ungkap Nurhadi.

 

Nurhadi juga merespon permintaan bantuan sembako terus digalakkan dan lebih selektif untuk mempermudah pemenuhan gizi bagi kelompok masyarakat paling miskin, hal ini berkaitan pengendalian inflasi yang belum maksimal oleh Pemerintah.

Paparan Materi sosialisasi 4 pilar Kebangsan secara utuh di sampaikan dengan bahasa yang lugas dan sederhana, memahami kearifan lokal Masyarakat Kabupaten Tulungagung (bud)

Anggota DPR RI Nurhadi S,PD,.MH Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Ngentrong Kec. Campurdarat Kab. Tulungagung


Blitar,MigrantBisa — Samsat Blitar Kota menghadirkan pelayanan bernuansa Ramadan melalui program Polantas Menyapa pada Senin (16/3/2026). Program ini digelar untuk mendekatkan layanan kepolisian kepada masyarakat dengan konsep yang lebih cepat, ramah, humanis, dan mudah diakses.


Di momen bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, personel Samsat Polres Blitar Kota memberikan pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dengan nuansa islami. Petugas tampak mengenakan atribut bernuansa muslim sebagai bagian dari pendekatan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Satpas Polres Blitar Kota dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri yang profesional dan humanis. Pendekatan yang ditampilkan tak hanya menonjolkan sisi pelayanan administratif, tetapi juga sentuhan sosial dan kultural yang relevan dengan suasana Ramadan.



Selain di Samsat, semangat pelayanan humanis itu juga ditunjukkan personel Satpas Polres Blitar Kota dalam pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Petugas memberikan pelayanan maksimal untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses pengurusan SIM bagi masyarakat.


Dengan konsep pelayanan yang lebih bersahabat dan adaptif terhadap suasana Ramadan, Polres Blitar Kota berharap kehadiran Polri semakin dirasakan dekat oleh masyarakat.(bud)

Samsat Blitar Kota Hadirkan Layanan Bernuansa Ramadan, Polantas Menyapa Warga dengan Pendekatan Humanis

 


Kediri,MigrantBisa – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi S.Pd.M.H, meninjau langsung gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Dukuh Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Minggu (15/3/2026). Fasilitas ini merupakan bantuan program dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk mendukung peningkatan keterampilan generasi muda.


Dalam kunjungannya, Nurhadi menyampaikan bahwa BLK Komunitas tersebut diberikan kepada Yayasan Raudlatul Ulum, khususnya untuk Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum dengan fokus pelatihan di bidang multimedia.


“Alhamdulillah hari ini saya sempatkan berkunjung ke BLK Komunitas di Dukuh Ngadiluwih. Ini merupakan bantuan program dari Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk Yayasan Raudlatul Ulum, khususnya MI Raudlatul Ulum dengan program BLK bidang multimedia,” ujar Nurhadi.



Ia berharap keberadaan BLK ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis.


“Harapannya alumni dari MI Raudlatul Ulum ini bisa menjadi generasi hebat. Tidak hanya menguasai ilmu agama saja, tapi juga ilmu pengetahuan umum sekaligus praktik. Apalagi di sini sudah tersedia berbagai alat multimedia dan komputer yang lengkap,” jelasnya.


Menurutnya, program yang merupakan bantuan tahun 2025 tersebut kini telah siap digunakan. Dari hasil peninjauan, bangunan dan fasilitas pendukung dinilai sudah memadai.


“Saya cek tadi bangunan fisiknya sudah oke, bantuan juga sudah datang semua. Tinggal bagaimana pihak yayasan memanfaatkan ini secara optimal,” tegasnya.


Sementara itu, perwakilan MI Raudlatul Ulum, Bashlul Hazami, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya program tersebut di lingkungan yayasan.



“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Nurhadi atas perjuangannya membawa program BLK Komunitas ini di yayasan kami,” ungkapnya.


Ia menilai, keberadaan BLK sangat bermanfaat dalam mendukung peningkatan keterampilan siswa sekaligus menjawab tantangan era digitalisasi.


“Ini bukan hanya penunjang skill, tapi juga bagian dari adaptasi terhadap komputerisasi di era digital. Insyaallah kemampuan teknologi siswa akan meningkat dan ke depan siap bersaing secara global,” pungkasnya.(bud)

Nurhadi Tinjau BLK Komunitas Kediri, Siapkan Siswa Melek Teknologi

KotaBlitar,MigrantBisa – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus ditegaskan Polres Blitar Kota. Bersama unsur Forkopimda, polisi memusnahkan sekitar 2.000 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta 165 knalpot brong yang tidak sesuai spesifikasi teknis, Kamis (13/3/2026).
Barang bukti tersebut merupakan hasil dari sejumlah operasi kepolisian yang digelar dalam beberapa waktu terakhir.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, pemusnahan ini menjadi langkah tegas untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Blitar.
“Hari ini kami memusnahkan barang sitaan berupa miras dan knalpot brong bersama Forkopimda. Kurang lebih ada sekitar 2.000 botol miras dan 165 knalpot yang tidak sesuai spesifikasi,” ujar AKBP Kalfaris.
Ribuan botol miras tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Semeru yang menyasar peredaran minuman keras ilegal di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Barang bukti diamankan dari sejumlah pedagang serta hasil sitaan dari pelaku tindak kriminalitas.
Sementara itu, ratusan knalpot brong merupakan hasil penindakan dalam Operasi Keselamatan Semeru terhadap pengendara yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar kendaraan.

“Pemusnahan ini bertujuan memberikan efek jera kepada pelanggar sekaligus menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Kapolres menegaskan kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Polres Blitar Kota dan Forkopimda dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, Polres Blitar Kota juga menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang akan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026.

Dalam operasi tersebut, lebih dari 300 personel gabungan dari Polres Blitar Kota, TNI, serta unsur Pemerintah Kota Blitar dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

“Kami berharap melalui Operasi Ketupat Semeru 2026 masyarakat dapat melaksanakan mudik dan merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.(bud)

2.000 Botol Miras dan 165 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Blitar Kota Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas