Migrant Bisa


Blitar,MigrantBisa – Kuasa hukum Y, Galuh Redi Susanto, S.H., M.H., secara resmi melayangkan Somasi Pertama kepada pimpinan redaksi salah satu media online di Blitar pada Selasa (28/7/2026). Somasi tersebut berkaitan dengan pemberitaan yang diterbitkan pada 26 Juli 2026 berjudul "Atas Dasar Pengakuan Y dan S Muncul Dalam Penyidikan, Kuasa Hukum Bantah Tudingan OTT Direkayasa."

Galuh Redi Susanto menjelaskan, langkah somasi ditempuh karena kliennya merasa dirugikan oleh isi pemberitaan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta hasil penyidikan.

"Kami meminta redaksi menjelaskan dasar informasi yang dimuat dalam berita tersebut. Berdasarkan penelusuran yang kami lakukan, informasi yang disebut berasal dari penyidik tidak pernah disampaikan sebagaimana yang diberitakan," ujar Galuh kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Menurut Galuh, apabila informasi tersebut ternyata bukan berasal dari penyidik sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan, maka hal itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta berdampak pada nama baik pihak-pihak yang disebut dalam perkara.

Ia menegaskan, somasi yang dilayangkan bukan bertujuan menghalangi kebebasan pers ataupun aktivitas jurnalistik, melainkan sebagai upaya menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

"Kami menghormati kebebasan pers. Namun kebebasan pers juga harus dijalankan dengan tanggung jawab, mengedepankan akurasi, verifikasi, dan keberimbangan sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik," tegasnya.

Dalam surat somasi tersebut, kuasa hukum meminta pihak redaksi untuk:

  • Memberikan klarifikasi tertulis mengenai dasar informasi yang dimuat dalam pemberitaan.
  • Menunjukkan dasar atau sumber pemberitaan yang menyebut informasi berasal dari penyidik.
  • Memuat Hak Jawab dan Hak Koreksi secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.
  • Melakukan koreksi atau pencabutan terhadap bagian pemberitaan yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

Selain itu, apabila ditemukan adanya kekeliruan dalam pemberitaan, pihak kuasa hukum juga meminta media yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak yang dirugikan.

Galuh menyatakan pihaknya memberikan waktu 2 x 24 jam sejak somasi diterima kepada redaksi untuk memberikan tanggapan resmi.

"Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan melalui mekanisme pers sesuai ketentuan yang berlaku. Namun apabila tidak ada tanggapan dalam batas waktu yang telah ditentukan, kami akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya sesuai peraturan perundang-undangan," pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, semoga pihak redaksi media online yang dimaksud segera memberikan tanggapan resmi atas somasi yang telah disampaikan. 

Kuasa Hukum Y Somasi Salah Satu Media Online di Blitar, Minta Klarifikasi Pemberitaan


Blitar – Gabungan jurnalis dari berbagai organisasi profesi di Kota dan Kabupaten Blitar kompak mengenakan pakaian serba hitam saat menggelar aksi damai di kawasan Patung Bung Karno, Kota Blitar, Selasa (28/7/2026). Pakaian hitam yang dikenakan para peserta menjadi simbol duka sekaligus ungkapan kekecewaan atas pernyataan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dinilai melabeli profesi wartawan dengan istilah "londo ireng".


Aksi damai tersebut diikuti puluhan wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Blitar Raya. Mereka membawa poster berisi pesan tentang pentingnya menjaga kebebasan pers, membacakan pernyataan sikap bersama, serta menandatangani petisi yang akan disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia.


Sekretaris IJTI Blitar Raya, Winanto, menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bentuk permusuhan terhadap pemerintah. Menurutnya, aksi damai ini merupakan wujud kepedulian insan pers dalam menjaga kehormatan profesi wartawan yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


"Pers Indonesia merupakan salah satu pilar demokrasi yang bekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Kami menolak segala bentuk pelabelan, stereotip, maupun narasi yang mendiskreditkan profesi wartawan, terlebih jika disampaikan oleh pejabat publik," ujar Winanto saat membacakan pernyataan sikap.


Ia menegaskan, tugas wartawan menyampaikan kritik, mengajukan pertanyaan, serta memberitakan fakta merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial sekaligus pemenuhan hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, akurat, dan berimbang.


Dalam pernyataan sikap yang dibacakan bersama, gabungan organisasi wartawan Blitar Raya menyampaikan enam tuntutan. Salah satu poin utama ialah mendesak Presiden Prabowo Subianto memberikan klarifikasi serta menyampaikan permohonan maaf secara terbuka agar tidak menimbulkan penafsiran yang merendahkan profesi wartawan.


"Kami meminta Presiden Republik Indonesia menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada insan pers Indonesia agar tidak menimbulkan penafsiran yang merendahkan profesi wartawan. Kami juga mengajak seluruh insan pers tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, berimbang, dan berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik, serta mengimbau semua pihak menghormati kebebasan pers sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi di Indonesia," tegasnya.


Usai pembacaan pernyataan sikap, para wartawan membubuhkan tanda tangan pada petisi sebagai bentuk dukungan bersama. Mereka juga meletakkan kartu identitas (ID Card) pers di atas spanduk aksi sebagai simbol kehormatan profesi yang harus dijaga dan dihormati oleh semua pihak.


Aksi damai berlangsung tertib dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, gabungan wartawan Kota dan Kabupaten Blitar berharap polemik ini menjadi momentum untuk memperkuat penghormatan terhadap kebebasan pers serta membangun hubungan yang saling menghargai antara pemerintah dan media sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.(bud)

Wartawan Blitar Raya Kenakan Pakaian Hitam, Simbol Duka dan Kekecewaan atas Ucapan "Londo Ireng" Prabowo


Blitar – Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menyalurkan sebanyak 2.000 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada pelajar di Kabupaten Blitar. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan meringankan beban ekonomi keluarga.

Dalam kegiatan penyaluran yang digelar di Kabupaten Blitar, Nurhadi menegaskan bahwa dana PIP harus dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya, yakni untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa. Ia mengingatkan para wali murid agar tidak menggunakan bantuan tersebut untuk kepentingan lain di luar pendidikan.

“Dana PIP ini diperuntukkan bagi kebutuhan sekolah anak, seperti membeli seragam, perlengkapan belajar, buku, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang tidak berkaitan dengan pendidikan,” ujar Nurhadi.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan generasi muda. Karena itu, bantuan PIP diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah ekonomi.

Program Indonesia Pintar merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan membantu peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengakses pendidikan yang layak. Melalui penyaluran bantuan ini, Nurhadi berharap angka putus sekolah dapat ditekan dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar semakin meningkat.

Sejumlah sekolah di Kabupaten Blitar turut menerima manfaat dari program tersebut, mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK. Para penerima dan wali murid menyambut baik penyaluran bantuan tersebut karena dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anak.

Nurhadi juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program pro-rakyat, khususnya di bidang pendidikan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kami akan terus memperjuangkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk di sektor pendidikan. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita,” pungkasnya.(bud)

Cairkan 2.000 Beasiswa PIP di Blitar, Nurhadi Ingatkan Wali Murid Gunakan Sesuai Peruntukan

Blitar – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, menggelar kegiatan reses dengan konsep kreatif bertajuk “Mancing Rezeki” di Dusun Sidomulyo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar seribu warga tersebut berlangsung meriah. Dalam acara tersebut, Nurhadi menebar ratusan kilogram ikan lele serta menyediakan berbagai hadiah menarik, mulai dari kambing, mentok, hingga doorprize dan sarapan gratis bagi masyarakat yang hadir.

Menurut Nurhadi, kegiatan reses perlu dikemas secara inovatif agar lebih dekat dengan masyarakat. Selain menjadi sarana menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan hiburan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Reses jangan hanya menjadi agenda formal. Masyarakat juga perlu ruang untuk bergembira dan berkumpul bersama,” ujarnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten dan Kota Kediri, serta Kabupaten Tulungagung itu menambahkan, selama masa reses dirinya juga aktif mengunjungi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari kelompok tani, mantan pekerja migran Indonesia, hingga melakukan kunjungan langsung ke rumah warga kurang mampu.

Pada kesempatan yang sama, Nurhadi turut menyalurkan bantuan sosial bersama komunitas Pengamen Dermawan di Kabupaten Kediri sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan “Mancing Rezeki” mendapat sambutan positif dari warga yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

Dengan konsep yang berbeda dan lebih membumi, kegiatan reses kreatif ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan para pemangku kebijakan, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Blitar.(bud)

Reses Kreatif Nurhadi Ajak Ribuan Warga Mancing Rezeki


KotaBlitar – Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi dalam Apel Besar yang digelar di halaman Mapolres Blitar Kota, Senin (20/7/2026).

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, loyalitas, serta kinerja personel dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan bahwa prestasi seorang anggota Polri tidak semata diukur dari keberhasilan mengungkap kasus besar, namun juga dari sikap tulus dalam melayani masyarakat, respons cepat terhadap laporan, serta kemampuan menjaga nama baik institusi di tengah dinamika tugas yang semakin kompleks.

“Prestasi juga lahir dari keikhlasan dalam melayani masyarakat, kecepatan merespons setiap laporan, serta konsistensi menjaga nama baik institusi,” ungkap Kapolres.

Ia menyebut, perkembangan teknologi dan meningkatnya ekspektasi masyarakat menuntut seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan kepekaan terhadap situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh anggota agar selalu menjunjung tinggi disiplin, integritas, dan etika profesi. Seluruh personel diminta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Oleh sebab itu, setiap anggota memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehormatan institusi melalui tindakan yang profesional dan humanis.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat soliditas internal serta meningkatkan sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang aman dan kondusif.

Melalui pemberian penghargaan ini, Polres Blitar Kota berharap budaya kerja yang berorientasi pada prestasi, inovasi, dan pelayanan prima dapat terus tumbuh, sehingga mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, humanis, dan terpercaya di tengah masyarakat.(bud)

Kapolres Blitar Kota Apresiasi Personel Berprestasi, Dorong Budaya Kerja Profesional dan Humanis


Blitar,MigrantBisa – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara di halaman rumah Bapak Hadi Wiyono, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. (17/06/2026)

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat sebagai upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan.


Dalam sambutannya, Nurhadi menekankan pentingnya pemahaman Empat Pilar dalam kehidupan bermasyarakat agar semangat nasionalisme tetap terjaga.

Ia menyampaikan bahwa Pancasila menjadi dasar utama dalam kehidupan berbangsa, sementara Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan pentingnya toleransi di tengah keberagaman.



“Perbedaan adalah kekuatan bangsa Indonesia jika kita mampu saling menghargai,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya UUD 1945 sebagai dasar hukum negara serta NKRI sebagai harga mati yang harus dijaga bersama.

Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada Nurhadi.

Nurhadi Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Ponggok, Ajak Warga Perkuat Nasionalisme dan Persatuan


Blitar,MigrantBisa
 – Anggota DPR RI Komisi IX, Nurhadi, S.Pd., M.H., menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat terkait Pembangunan Nasional Berwawasan Lingkungan di halaman rumah Hadi Wiyono, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.(17/06/2026)

Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan dan kebutuhan pembangunan di daerah. Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi, mulai dari sektor lingkungan, pertanian, peternakan, hingga infrastruktur.

Salah satu aspirasi yang menjadi perhatian adalah keluhan para peternak lele terkait tingginya harga pakan ikan yang terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai mengurangi keuntungan usaha dan membebani para peternak.

Menanggapi hal itu, Nurhadi menawarkan solusi berbasis lingkungan melalui pengembangan budidaya maggot sebagai alternatif pakan ikan yang lebih ekonomis. Menurutnya, maggot tidak hanya memiliki nilai gizi yang baik untuk pakan ternak dan ikan, tetapi juga mampu membantu mengurangi sampah organik rumah tangga.

“Budidaya maggot dapat menjadi solusi ganda. Selain menekan biaya pakan bagi peternak, juga membantu pengelolaan sampah organik sehingga lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat,” kata Nurhadi.



Selain persoalan peternakan, warga juga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, peningkatan saluran irigasi, serta penataan jaringan listrik demi mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi desa.

Nurhadi menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian dan bahan perjuangan dalam pelaksanaan tugasnya di DPR RI.

“Masukan dari masyarakat sangat penting sebagai dasar dalam mendorong kebijakan pembangunan yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara masyarakat dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.(bud)

Pembangunan Ramah Lingkungan Jadi Fokus Penyerapan Aspirasi Nurhadi di Blitar


Blitar,MigrantBisa — Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Samsat Blitar Kota menghadirkan program inovatif bertajuk Polantas Menyapa.(06/05/2026)


Program ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, ramah, dan humanis, khususnya dalam pengurusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.


Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat merasakan pelayanan yang lebih optimal serta transparan. Tidak hanya berfokus pada kemudahan administrasi, Polantas Menyapa juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.


Satpas Polres Blitar Kota turut berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Personel Satpas memberikan pelayanan kepada masyarakat pemohon SIM dengan sikap ramah, sopan, dan bersahabat, sehingga tercipta suasana pelayanan yang nyaman dan humanis.


Kehadiran program ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta mendorong terciptanya pelayanan publik yang profesional dan berintegritas di wilayah Kota Blitar.(bud)

 

Polantas Menyapa, Inovasi Pelayanan Humanis Samsat Blitar Kota

Blitar, MigrantBisa – Melalui program Polantas Menyapa, Samsat Blitar Kota menghadirkan inovasi pelayanan yang bertujuan mendekatkan diri kepada masyarakat dengan layanan yang lebih cepat, ramah, dan humanis (14/04/2026)

Dalam kegiatan tersebut, personel Samsat Polres Blitar Kota memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya dalam pengurusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor. Kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan kemudahan serta mempercepat proses administrasi bagi masyarakat.

Selain itu, melalui program Polantas Menyapa, Satpas Polres Blitar Kota juga berupaya membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan Polri yang profesional dan humanis. Hal ini menjadi langkah nyata untuk semakin mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.

Seperti yang dilaksanakan oleh personel Satpas Polres Blitar Kota, pelayanan diberikan secara optimal guna mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan yang prima serta semakin percaya terhadap kinerja Polri dalam memberikan pelayanan publik.(bud)

Polantas Menyapa, Samsat Blitar Kota Hadirkan Pelayanan Cepat dan Humanis

 

Blitar,MigrantBisa – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Wonotirto, Aiptu Subari, melaksanakan kegiatan sambang desa dialogis bersama warga binaan di Desa Kaligrenjeng, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jumat (3/4/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Dalam sambangnya, Aiptu Subari menyampaikan berbagai pesan kamtibmas serta mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian sosial, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


Kapolres Blitar AKBP Rivanda S.I.K melalui Kapolsek Wonotirto AKP Heri Purnomo Yuliabto, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan sambang dialogis merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam mempererat hubungan silaturahmi serta membangun komunikasi yang efektif.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergitas yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.


Warga Desa Kaligrenjeng pun menyambut positif kehadiran Bhabinkamtibmas. Mereka merasa lebih dekat dengan kepolisian dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.


Dengan adanya sambang dialogis ini, Polres Blitar melalui Polsek Wonotirto menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(bud)

Bhabinkamtibmas Polsek Wonotirto Intensifkan Sambang Dialogis, Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Warga

Blitar,MigrantBisa – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif serta memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), jajaran Polres Blitar melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Blitar, Selasa (31/3/2026).


Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, antrean panjang kendaraan, hingga isu kelangkaan BBM yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung di area SPBU, berdialog dengan operator pengisian BBM, serta memantau aktivitas masyarakat yang sedang melakukan pengisian bahan bakar. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok BBM di sejumlah SPBU wilayah Blitar terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan.


Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta menjaga ketertiban saat berada di area SPBU.


Kapolres Blitar AKBP Rivanda S.I.K. melalui Kasat Samapta AKP Burhanudin S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa hambatan.


“Patroli ini adalah bagian dari pelayanan Polri agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman, khususnya terkait ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Blitar,” ujar AKP Burhanudin.


Dengan adanya patroli rutin di SPBU, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga serta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar terkait ketersediaan BBM.


Polres Blitar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan kebutuhan masyarakat, khususnya BBM, tetap tercukupi dengan baik.(bud)

Polisi Pantau SPBU di Blitar, Pastikan Stok BBM Aman dan Kondusif


Blitar,Migrant – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) terus diperkuat jajaran kepolisian melalui pendekatan humanis. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Blitar Raya, Senin (30/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajat gabungan Polres Blitar dan Polres Blitar Kota tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blitar AKBP Rivanda serta Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, dan dihadiri para pejabat utama dari kedua kesatuan.


Dalam suasana penuh keakraban, kedua Kapolres menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas dalam menjaga harkamtibmas di wilayah Blitar Raya. Forum ini juga menjadi sarana komunikasi terbuka antara kepolisian dan para kepala desa.


Melalui forum tersebut, berbagai aspirasi, keluhan, hingga dinamika persoalan di tingkat desa dapat disampaikan secara langsung. Selain itu, Kapolres juga mensosialisasikan layanan darurat Call Center 110 Polri sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.


Kapolres menekankan bahwa peran kepala desa sangat strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Sinergitas antara Polri dan pemerintah desa menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas wilayah, terlebih menjelang momentum hari besar keagamaan yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.



Kegiatan berlangsung secara dialogis dan interaktif. Para kepala desa yang tergabung dalam PKDI Kabupaten Blitar Raya, baik dari wilayah Kabupaten maupun Kota Blitar, turut aktif menyampaikan berbagai masukan. Mulai dari persoalan keamanan lingkungan hingga upaya pencegahan konflik sosial di wilayah masing-masing.


Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi dan halal bihalal ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat kemitraan strategis antara Polres Blitar dan Polres Blitar Kota bersama seluruh elemen masyarakat, khususnya para kepala desa, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Blitar Raya.(bud)

Silaturahmi & Halal Bihalal PKDI Perkuat Harkamtibmas Blitar Raya


Blitar,MigrantBisa – Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948/2026, umat Hindu menggelar kegiatan Dharma Santhi yang berlangsung khidmat di Pelataran Pura Wahyu Widya, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Minggu (29/3/2026).


Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat serta jajaran kepolisian dari Polsek Wlingi sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.


Kapolsek Wlingi, AKP Kus Hartono, menyampaikan bahwa perayaan Nyepi tahun ini memiliki makna istimewa karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri.



“Momentum ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, saling menghormati, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.


Dharma Santhi juga menjadi ajang silaturahmi lintas agama sekaligus mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.


Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan dapat terus terjaga, khususnya di wilayah Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar.(bud)

Polsek Wlingi Hadiri Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Ngadirenggo