Kediri,MigrantBisa – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi S.Pd.M.H, meninjau langsung gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di Dukuh Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Minggu (15/3/2026). Fasilitas ini merupakan bantuan program dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk mendukung peningkatan keterampilan generasi muda.
Dalam kunjungannya, Nurhadi menyampaikan bahwa BLK Komunitas tersebut diberikan kepada Yayasan Raudlatul Ulum, khususnya untuk Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum dengan fokus pelatihan di bidang multimedia.
“Alhamdulillah hari ini saya sempatkan berkunjung ke BLK Komunitas di Dukuh Ngadiluwih. Ini merupakan bantuan program dari Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk Yayasan Raudlatul Ulum, khususnya MI Raudlatul Ulum dengan program BLK bidang multimedia,” ujar Nurhadi.
Ia berharap keberadaan BLK ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis.
“Harapannya alumni dari MI Raudlatul Ulum ini bisa menjadi generasi hebat. Tidak hanya menguasai ilmu agama saja, tapi juga ilmu pengetahuan umum sekaligus praktik. Apalagi di sini sudah tersedia berbagai alat multimedia dan komputer yang lengkap,” jelasnya.
Menurutnya, program yang merupakan bantuan tahun 2025 tersebut kini telah siap digunakan. Dari hasil peninjauan, bangunan dan fasilitas pendukung dinilai sudah memadai.
“Saya cek tadi bangunan fisiknya sudah oke, bantuan juga sudah datang semua. Tinggal bagaimana pihak yayasan memanfaatkan ini secara optimal,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan MI Raudlatul Ulum, Bashlul Hazami, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya program tersebut di lingkungan yayasan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Nurhadi atas perjuangannya membawa program BLK Komunitas ini di yayasan kami,” ungkapnya.
Ia menilai, keberadaan BLK sangat bermanfaat dalam mendukung peningkatan keterampilan siswa sekaligus menjawab tantangan era digitalisasi.
“Ini bukan hanya penunjang skill, tapi juga bagian dari adaptasi terhadap komputerisasi di era digital. Insyaallah kemampuan teknologi siswa akan meningkat dan ke depan siap bersaing secara global,” pungkasnya.(bud)


