Migrant Bisa


BlitarKota,MigrantBisa - Warga Dusun Setinggil, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Senin malam. Seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas dan diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh menantu perempuannya sendiri. Keduanya diketahui tinggal dalam satu rumah.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan pertama diterima pihak kepolisian sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sekitar pukul 23.00 WIB kami menerima laporan dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa seseorang. Sekitar sepuluh menit kemudian anggota Polsek sudah berada di tempat kejadian perkara,” ujar AKP Rudi, Selasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim identifikasi bersama tim Reskrim Polres Blitar Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban diketahui mengalami luka tusuk di bagian leher. Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Untuk kronologi lengkap kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia masih kami dalami, termasuk motif serta hubungan detail antara korban dan terduga pelaku,” jelasnya.

Usai kejadian, terduga pelaku diketahui sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Tulungagung. Berkat koordinasi dan kerja sama dengan Polres Tulungagung, pelaku berhasil diamankan hanya dalam hitungan jam di sebuah penginapan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan dukungan rekan-rekan dari Polres Tulungagung, terduga pelaku berhasil kami amankan,” tambah AKP Rudi.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Blitar Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna mengungkap motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.(gani)

Pembunuhan Lansia di Wonodadi Blitar, Polisi Amankan Menantu Korban


BlitarKota,MigrantBisa - Warga Dusun Setinggil, Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Senin malam. Seorang perempuan lanjut usia berinisial SP (70) ditemukan tewas dan diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh menantu perempuannya sendiri. Keduanya diketahui tinggal dalam satu rumah.

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, AKP Rudi Kuswoyo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan laporan pertama diterima pihak kepolisian sekitar pukul 23.00 WIB.

“Sekitar pukul 23.00 WIB kami menerima laporan dugaan tindak pidana menghilangkan nyawa seseorang. Sekitar sepuluh menit kemudian anggota Polsek sudah berada di tempat kejadian perkara,” ujar AKP Rudi, Selasa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim identifikasi bersama tim Reskrim Polres Blitar Kota langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Saat petugas tiba di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban diketahui mengalami luka tusuk di bagian leher. Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Untuk kronologi lengkap kejadian hingga menyebabkan korban meninggal dunia masih kami dalami, termasuk motif serta hubungan detail antara korban dan terduga pelaku,” jelasnya.

Usai kejadian, terduga pelaku diketahui sempat melarikan diri ke wilayah Kabupaten Tulungagung. Berkat koordinasi dan kerja sama dengan Polres Tulungagung, pelaku berhasil diamankan hanya dalam hitungan jam di sebuah penginapan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan dukungan rekan-rekan dari Polres Tulungagung, terduga pelaku berhasil kami amankan,” tambah AKP Rudi.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polres Blitar Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi memastikan proses hukum akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna mengungkap motif serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.(gani)