Probolinggo,MigrantBisa – Komitmen memperkuat pelayanan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus dilakukan. Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur melakukan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (8/1/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan ruangan layanan KP2MI yang direncanakan hadir di MPP Kabupaten Probolinggo, sebagai upaya mendekatkan akses pelayanan penempatan dan pelindungan PMI kepada masyarakat.
Sebelumnya, BP3MI Jawa Timur telah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo. Sejumlah layanan yang akan dihadirkan di MPP antara lain pelayanan informasi peluang kerja ke luar negeri (jobs info), layanan pengaduan dan monitoring PMI, serta pelaksanaan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP).
BP3MI Jawa Timur juga menekankan pentingnya dukungan sumber daya manusia (SDM) dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari fasilitas kesehatan, lembaga keuangan, hingga Balai Latihan Kerja (BLK) dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Kolaborasi ini dibutuhkan agar seluruh kebutuhan CPMI dapat dilayani secara terpadu dalam satu lokasi.
Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo menyampaikan harapannya agar MPP Kabupaten Probolinggo dapat menjadi pusat layanan bagi CPMI tidak hanya dari Kabupaten dan Kota Probolinggo, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Bondowoso, Situbondo, Situbondo, dan Lumajang. Dengan layanan terpadu ini, CPMI diharapkan dapat menghemat waktu, biaya, serta memperoleh kepastian prosedur yang aman dan resmi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo bersama Kepala Disnaker menyambut baik kehadiran BP3MI Jawa Timur di MPP. Mereka berharap BP3MI dapat segera bergabung sehingga pelayanan penempatan dan pelindungan PMI, mulai dari proses awal hingga kepulangan, dapat dilakukan di satu tempat.
Ke depan, layanan ini diharapkan terus berkembang dengan rencana pendirian Pusat Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di Kabupaten Probolinggo, sebagai bentuk nyata negara hadir melindungi pekerja migran.(rd)
