Migrant Bisa

180 Ribu Pekerja Migran di Taiwan Memenuhi Syarat Mengajukan ARC Permanen


Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Taiwan Xu Ming-chun mengatakan, hingga saat ini (17/3) sudah ada 180.000 pekerja migran di Taiwan yang memenuhi syarat untuk untuk bisa beralih ke pekerja teknis menengah, yang artinya mereka bisa mengajukan ARC Permanen. 


Dari 180.000 pekerja migran tersebut, 110.000 orang diantaranya pekerja sektor industri dan 70.000 orang sisanya pekerja sektor kesejahteraan sosial.


Hal tersebut sebagaimana disampaikan Xu Ming-chun ketika menjawab pertanyaan legislator DPP (Ming Cin Thang) dalam pertemuan Komite Sanitasi dan Komite Perlindungan Lingkungan Legislatif Yuan kemarin (17/3).


Pekerja Migran sektor formal yang memenuhi syarat di atas dengan gaji rata-rata NTD 33.000 ke atas, atau pertahunnya jumlahnya mencapai nominal NTD 500.000 dan telah bekerja selama enam tahun da


n ke atas.


Sementara untuk pekerja migran sektor Kesejahteraan Sosial untuk panti jompo gaji bulanan mereka rata-rata NTD 29.000 atau lebih.


Sedangkan untuk pekerja perawatan keluarga atau PRT gaji rata-rata NTD 24.000 atau lebih. Untuk lulusan pelajar luar negeri yang kuliah di Taiwan gajinya harus mencapai NTD 30.000, dan untuk yang kembali majikan gajinya harus mencapai NTD 33.000.


Seperti diketahui, pada pertengahan bulan Februari kemarin Kemenaker mengumumkan dibukanya kebijakan baru yakni pekerja migran yang telah bekerja selama 6 tahun di Taiwan bisa beralih ke tenaga kerja teknisi menengah sehingga bisa mengajukan ARC Permanen.


Hal itu merupakan salah satu usaha atau sebagai tanggapan atas kurangnya lapangan kerja bagi pekerja teknis tingkat menengah di Taiwan, Kemenaker merencanakan mempertahankan pekerja migran yang berpotensi untuk bisa bekerja lebih lama di Taiwan. 


Rencananya kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan mulai akhir bulan April mendatang......( Hani Tw )

180 Ribu Pekerja Migrant Di Taiwan Mengajukan ARC Permanen

180 Ribu Pekerja Migran di Taiwan Memenuhi Syarat Mengajukan ARC Permanen


Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Taiwan Xu Ming-chun mengatakan, hingga saat ini (17/3) sudah ada 180.000 pekerja migran di Taiwan yang memenuhi syarat untuk untuk bisa beralih ke pekerja teknis menengah, yang artinya mereka bisa mengajukan ARC Permanen. 


Dari 180.000 pekerja migran tersebut, 110.000 orang diantaranya pekerja sektor industri dan 70.000 orang sisanya pekerja sektor kesejahteraan sosial.


Hal tersebut sebagaimana disampaikan Xu Ming-chun ketika menjawab pertanyaan legislator DPP (Ming Cin Thang) dalam pertemuan Komite Sanitasi dan Komite Perlindungan Lingkungan Legislatif Yuan kemarin (17/3).


Pekerja Migran sektor formal yang memenuhi syarat di atas dengan gaji rata-rata NTD 33.000 ke atas, atau pertahunnya jumlahnya mencapai nominal NTD 500.000 dan telah bekerja selama enam tahun da


n ke atas.


Sementara untuk pekerja migran sektor Kesejahteraan Sosial untuk panti jompo gaji bulanan mereka rata-rata NTD 29.000 atau lebih.


Sedangkan untuk pekerja perawatan keluarga atau PRT gaji rata-rata NTD 24.000 atau lebih. Untuk lulusan pelajar luar negeri yang kuliah di Taiwan gajinya harus mencapai NTD 30.000, dan untuk yang kembali majikan gajinya harus mencapai NTD 33.000.


Seperti diketahui, pada pertengahan bulan Februari kemarin Kemenaker mengumumkan dibukanya kebijakan baru yakni pekerja migran yang telah bekerja selama 6 tahun di Taiwan bisa beralih ke tenaga kerja teknisi menengah sehingga bisa mengajukan ARC Permanen.


Hal itu merupakan salah satu usaha atau sebagai tanggapan atas kurangnya lapangan kerja bagi pekerja teknis tingkat menengah di Taiwan, Kemenaker merencanakan mempertahankan pekerja migran yang berpotensi untuk bisa bekerja lebih lama di Taiwan. 


Rencananya kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan mulai akhir bulan April mendatang......( Hani Tw )