Migrant Bisa

Tampilkan postingan dengan label Bantuan langsung tunai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantuan langsung tunai. Tampilkan semua postingan


Penyaluran Bantuan Tunai Kepada Masarakat Blitar Di Awasi Langsung Oleh Kapolres Blitar



Blitar 21 Maret 2022...Polres Blitar kembali menyalurkan program Bantuan Tunai kepada Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan (Kemenkeu) RI yang di hadiri Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK pada Senin....

Penyaluran bantuan yang dilaksanakan di Gedung Hoegeng Iman Santoso melibatkan para anggota dan PJU Polres Blitar agar kegiatan pembagian bantuan berjalan lancar....


Dalam sela sela kegiatan wawancara dengan awak media yang ikut hadir Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom, S.I.K. mengatakan, BTPKLW merupakan program dari Kemenkeu RI yang penyalurannya melibatkan Polri Dan bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat kepada pelaku usaha mikro di tengah tengah situasi pandemi Covid-19...


”Kami dari Polri di berikan tanggung jawab untuk menyalurkan dana program BTPKLWN yang di peruntukan bagi pedagang kaki lima, warung dan nelayan yang belum menerima bantuan pemerintah, seperti BLT dan BST dan lainnya. Bantuan BTPKLW diberikan sebesar Rp. 600.000 per orang. Sedangkan, jumlah masyarakat penerima bantuan ini sebanyak kurang lebih seribu orang....


Lebih lanjut, AKBP Adhitya mengatakan bahwa, sebelum bantuan ini diberikan semua calon penerima sudah melalui verifikasi dan kegiatan ini semuanya terdokumentasi serta akan dilaporkan ke Mabes Polri.


" Untuk tahun sekarang jumlahnya bantuannya lebih besar ketimbang tahun kemarin,” ungkap Pamen Polri yang akrab dngan Wartawan ini.


Tampak warga masarakat  yang hadir dengan sabar untuk antri menunggu giliran guna menerima Bantuan dengan tetap laksanakan Protokol kesehatan covid 19...Blitar -M4W4N

Kapolres Blitar Awasi Penyaluran Bantuan Tunai

180 Ribu Pekerja Migran di Taiwan Memenuhi Syarat Mengajukan ARC Permanen


Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Taiwan Xu Ming-chun mengatakan, hingga saat ini (17/3) sudah ada 180.000 pekerja migran di Taiwan yang memenuhi syarat untuk untuk bisa beralih ke pekerja teknis menengah, yang artinya mereka bisa mengajukan ARC Permanen. 


Dari 180.000 pekerja migran tersebut, 110.000 orang diantaranya pekerja sektor industri dan 70.000 orang sisanya pekerja sektor kesejahteraan sosial.


Hal tersebut sebagaimana disampaikan Xu Ming-chun ketika menjawab pertanyaan legislator DPP (Ming Cin Thang) dalam pertemuan Komite Sanitasi dan Komite Perlindungan Lingkungan Legislatif Yuan kemarin (17/3).


Pekerja Migran sektor formal yang memenuhi syarat di atas dengan gaji rata-rata NTD 33.000 ke atas, atau pertahunnya jumlahnya mencapai nominal NTD 500.000 dan telah bekerja selama enam tahun da


n ke atas.


Sementara untuk pekerja migran sektor Kesejahteraan Sosial untuk panti jompo gaji bulanan mereka rata-rata NTD 29.000 atau lebih.


Sedangkan untuk pekerja perawatan keluarga atau PRT gaji rata-rata NTD 24.000 atau lebih. Untuk lulusan pelajar luar negeri yang kuliah di Taiwan gajinya harus mencapai NTD 30.000, dan untuk yang kembali majikan gajinya harus mencapai NTD 33.000.


Seperti diketahui, pada pertengahan bulan Februari kemarin Kemenaker mengumumkan dibukanya kebijakan baru yakni pekerja migran yang telah bekerja selama 6 tahun di Taiwan bisa beralih ke tenaga kerja teknisi menengah sehingga bisa mengajukan ARC Permanen.


Hal itu merupakan salah satu usaha atau sebagai tanggapan atas kurangnya lapangan kerja bagi pekerja teknis tingkat menengah di Taiwan, Kemenaker merencanakan mempertahankan pekerja migran yang berpotensi untuk bisa bekerja lebih lama di Taiwan. 


Rencananya kebijakan tersebut akan mulai diberlakukan mulai akhir bulan April mendatang......( Hani Tw )

180 Ribu Pekerja Migrant Di Taiwan Mengajukan ARC Permanen

 PENYALURAN PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI DARI DANA DESA (BLT DD) DAMPAK COVID_19


TAHAP 2

 

Blitar 14 Maret 2022 bertempat di Kantor Desa Sumberagung Kec. Selorejo dilaksanakan penyaluran Penerimaan Bantuan Langsung Tunai Dari Dana Desa Dampak Covid_19 Tahap 2 Bulan Februari Tahun 2022 Desa Sumberagung kepada warga yang berhak menerima

 

Acara penyerahan bantuan di mulai pukul 09.00 wib sampai selesai dengan jumlah penerima  bantuan 95 orang warga  desa sumberagung kecamatan selorejo kabupaten blitar

 

Turut hadir Kades Sumberagung Eko Harmono, Bhabinkamtibmas Bripka Kukuh,Babinsa Serka Edy Purwanto,perangkat Desa serta pendamping desa dalam kegiatan penyerahan bantuan BLT DD

Penyerahan bantuan BLT DD Dampak covid 19  tahap 2 di desa sumberagung kecamatan selorejo kabupaten blitar berjalan dengan lancar dan kondusif,warga yang hadir tetap patuh dengan protokol kesehatan covid 19 ,jaga jarak dan memakai masker

 

 

Wawancara Petugas Pam dari Polsek Selorejo  dengan awak media   berpesan kepadag warga yg menerima BLT DD  maupun warga sekitar di lingkungan desa sumberagung tetap mematuhi aturan pemerintah dlm cegah Covid_19 yaitu cuci tangan, gunakan masker & jaga jarak tetap diterapkan kepada warga penerima  bantuan BLT DD...

..(Blitar M4WAN)...

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa