Kediri,MigrantBisa – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Kediri menggelar kegiatan Pembekalan dan Penguatan Pengurus sebagai upaya meningkatkan kapasitas, soliditas, dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kegiatan ini diikuti lintas unsur Persyarikatan Muhammadiyah Kota Kediri dan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan.
Peserta pembekalan tidak hanya berasal dari jajaran pengurus MDMC Kota Kediri, tetapi juga melibatkan berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah, mulai dari Organisasi Otonom (Ortom), Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan, AUM kesehatan yakni RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri, hingga unsur pembantu pimpinan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri. Keterlibatan lintas unsur ini menjadi penguatan sinergi dan kesiapsiagaan kolektif Muhammadiyah dalam menghadapi situasi kebencanaan.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri nasional yang kompeten di bidangnya, salah satunya Prof. Fauzan Shaleh, Ph.D, Guru Besar UIN Syekh Wasil Kediri. Dalam materinya, Prof. Fauzan menekankan pentingnya penguatan mental, spiritual, dan ketangguhan pengurus serta relawan MDMC sebagai fondasi utama gerakan kebencanaan Muhammadiyah.
Menurut Prof. Fauzan, medan kebencanaan tidak hanya menguji kemampuan teknis relawan, tetapi juga menuntut kesabaran, keikhlasan, ketahanan emosional, serta kekuatan spiritual. Oleh karena itu, relawan MDMC dituntut memiliki mental tangguh, hati yang ikhlas, dan semangat pengabdian yang berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membangun ketangguhan organisasi Muhammadiyah secara kolektif, berbasis nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, melalui kepemimpinan yang kuat, manajemen yang tertata, serta budaya saling menguatkan antar unsur persyarikatan.
Sementara itu, Ketua PDM Kota Kediri, KH. Ahmad Khoiruddin, M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa MDMC merupakan gerakan strategis Muhammadiyah yang melibatkan seluruh elemen persyarikatan. Ia mengapresiasi keterlibatan Ortom, AUM pendidikan, AUM kesehatan, serta unsur pembantu pimpinan PDM dalam kegiatan ini.
“Penanggulangan bencana bukan hanya tugas MDMC, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif seluruh unsur Muhammadiyah. Sinergi, keikhlasan, dan profesionalisme harus terus diperkuat agar kehadiran Muhammadiyah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan pembekalan dan penguatan ini, diharapkan seluruh unsur Persyarikatan Muhammadiyah Kota Kediri semakin solid, tangguh, dan siap bersinergi bersama MDMC dalam menjalankan peran kemanusiaan dan kebencanaan sebagai bagian dari dakwah Muhammadiyah. (Dana/Agung)

