Migrant Bisa

Tampilkan postingan dengan label tki taiwan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tki taiwan. Tampilkan semua postingan



PMI di Taiwan Disiksa Majikan, Mulai Diborgol, Disuruh Tidur di Luar Rumah Hingga Dipaksa Pakai Pampers Berhari-hari


Seorang PMI perawat Ama di Taiwan yang dipanggil Ati menceritakan kisah penganiayaan yang dilakukan majikannya terhadap dirinya kepada media lokal mirrormedia dan menjadi topik berita hari ini (21/3).


Bermula kecurigaan majikan yang menuduh Ati tidak mengganti pampers ibunya (Ama) sehingga Ama mengalami alergi dan dibawa ke RS. Kejadian yang berlangsung pada bulan Februari tahun lalu itu memicu kemarahan majikan.


Awalnya majikan menuduh Ati tidak mengganti pampersnya Ama, yang seharusnya dalam sehari diganti 5 kali, akan tetapi Ati hanya menggantinya 3 kali. Sejak saat itu majikan melampiaskan kemarahannya dengan menganiaya Ati.


Sebagai info, majikan Ati merupakan kakak beradik yang bermarga Lin. Yang besar seorang laki-laki (38th) bekerja sebagai polisi, sementara adiknya seorang perempuan.


Sejak saat itu, Lin dan adiknya sering menyiksa Ati, setiap dua tiga hari sekali Lin memukulnya tanpa alasan yang jelas, tidak membayar gaji, memotong gaji, menyita hp supaya Ati tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar, bahkan menyuruhnya tidur di luar rumah saat musim dingin.


Pada saat itu, sedang musim dingin, Ati mencoba mengatakan kalau ia mau memutuskan kerja, akan tetapi Lin menolaknya dengan alasan tidak merawat Ama dengan baik. Ati diusir keluar rumah, Ati dilarang tidur di dalam rumah dan membiarkan Ati tidur di luar rumah selama dua hari dengan cuaca yang sangat dingin.


Karena perlakuan Lin dan adiknya yang semakin menjadi, kemudian Ati mencatat semua kejadian yang ia alami hingga jumlahnya 30 lembar. 


Dalam catatannya yang tertanggal 2 Juli 2021, Lin memborgol kedua tangan Ati kemudian mendorongnya ke belakang, setelah itu Lin menarik tangannya selama 20 menit hingga Ati kesakitan. Karena Lin menuduh Ati tidak mengganti pampers Ama.


Pada bulan September tahun lalu, Lin memberikan hp kepada Ati dan menyuruhnya video call dengan ibunya di Indonesia. Lin kemudian mengadu kepada ibunya, mengetahui hal itu Lin lantas memukul kepala Ati di depan camera hp. 


Melihat kejadian itu ibunya Ati minta ma'af kepada Lin dan meminta supaya Ati diizinkan pindah dari situ. Mendengar hal itu Lin tambah marah dan mengatakan apabila Ati mau pindah maka Ati harus membayar uang NTD 32.000.


Pernah juga, Ati disuruh menghafal jadwal pekerjannya namun Ati tidak hafal, membuat majikannya marah dan memukulnya dengan sandal. 


Karena sudah tidak tahan dengan perlakuan majikan dan tidak bisa meninggalkan rumah tersebut, Ati juga pernah berniat mengakhiri hidupnya, ia berniat menyayat tangannya dengan pisau, namun majikan mengetahuinya dan merampas pisaunya. Akan tetapi majikan bukannya menyimpan pisau tapi malah menyayat tangannya.


Selain itu, pada suatu malam Ama tidak bisa tidur, majikan perempuan menyuruhnya berlutut di depan CCTV mulai pukul 11 malam hingga pukul 3 dini hari atau selama 4 jam.


Mulai awal tahun ini, dalam catatan Ati salah satu kalimatnya tertulis, majikan menyuruhnya memakai pampers Ama, majikan mengatakan tidak boleh dilepas tidak boleh ganti sampai sampai infeksi baru bisa dilepas. Ati memakai pampers dari tanggal 12 sampai 21 Februari, totalnya 10 hari.


Setelah itu, karena Ati merasa tidak tahan lagi maka ia keluar dari rumah majikannya. Dan dengan diantar temannya ia kemudian ke RS untuk melakukan visum dan melaporkannya ke polisi.


Akhirnya, kini kasusnya sedang ditangani oleh pihak pihak berwajib dan akan dilakukan mediasi. Sedangkan terkait penganiayaan yang dilakukan anggota polisi dan adiknya, kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses peradilan...(Hani Tw)

Pekerja Migrant Indonesia Disiksa Majikan


Mobile service KDEI di Hualien


Minggu tanggal 13 Maret 2022, KDEI Taipei telah mengadakan kegiatan Mobile Service perdana di tahun 2022 di Hualien.


Mobile Service yang merupakan salah satu kegiatan outreach pelayanan publik KDEI Taipei ini disambut antusias WNI/PMI yang tinggal di Hualien dan sekitarnya, seperti Taitung dan Kaohsiung.

Kegiatan tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh beberapa instansi pemerintah Taiwan, antara lain yaitu Pemda Hualien, kepolisian, imigrasi, dan disnaker.


Dalam sambutannya, Kepala KDEI Bapak Budi Santoso menyampaikan harapan agar teman-teman PMI yang akan pulang ke Tanah Air dapat mempersiapkan dirinya sebaik mungkin sehingga tidak perlu berpikir untuk kembali lagi jadi PMI di luar negeri. "Apabila ingin pergi lagi (jadi PMI) maka dapat disebut itu belum berhasil. Datang migran, pulang juragan, itu harapan kita," tegas Kepala KDEI Taipei.


Kepala KDEI Taipei juga mengimbau kepada PMI apabila menghadapi masalah dapat mengadu ke saluran pengaduan yang tersedia agar masalahnya segera terselesaikan.

Selain dapat mengadu ke Saluran 1955, PMI juga dapat mengadu ke Satgas PMI yang tersebar di berbagai wilayah atau langsung menghubungi KDEI Taipei.


"Hari ini 99 pemohon layanan penggantian paspor telah terlayani dengan sangat baik dan sangat lancar, belum lagi yang datang untuk mengikuti sosialisasi, dan mendapatkan berbagai layanan KDEI Taipei" pungkas Budi Santoso...


Sehari sebelumnya, pada hari Sabtu (12/3) diadakan working dinner dengan Bupati Hualien Ms. Hsu Chen-wei beserta jajarannya. 


Bupati Hualien menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI khususnya di wilayah Hualien atas kerja kerasnya membantu masyarakat Taiwan. 

Bupati Shu menyerukan kepada PMI agar dapat memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah Taiwan...

Sumber berita Imigrasi  KDEI Taipe Taiwam

Sunday Service Kdei Taipei Taiwan Di Hualien


Gudang Penyimpanan Barang Carefour Taoyuan Terbakar Pagi Ini


Sebuah gudang tempat penyimpanan barang yeng terletak di samping Carefour, Taoyuan mengalami kebakaran hebat pagi ini (14/3) pukul 7:40 waktu setempat.


Tim pemadam kebakaran (damkar) setelah menerima laporan adanya kebakaran langsung menuju lokasi, dan segera melakukan pemadaman dengan menyemprotkan air.


Kepulan asap tebal akibat kebakaran itu bisa 

Kepulan asap hitam tebal membumbung ke langit terlihat jelas dari ruas jalan tol utama dan jalan tol jalur 66 yang letaknya beberapa kilometer jauhnya. 


Tim damkar mengatakan, hasil pemeriksaan sementara pusat kebakaran terjadi di gudang barang milik Carefour, Taoyuan. Menurut laporan sementara tidak ada korban jiwa.


Adapun penyebab dan kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut masih akan diselidiki lebih lanjut.....( Hani Tw )

Gudang Carefour Taoyuan Terbakar Pagi Ini


Imigrasi Taiwan Sikat Rentenir Pinjaman Dana Ke Pekerja Migrant

Tim satuan khusus Imigrasi Chiayi berhasil menindak sindikat rentenir yang meminjamkan uang kepada pekerja migran dengan bunga cukup tinggi

Pihak Imigrasi juga menyita 342 paspor milik pekerja migran yang dipakai sebagai jaminan...

Sindikat rentenir tersebut diketahui seorang warga Taiwan bermarga Yang yang tugasnya mengelola keuangan, sedangkan seorang lagi adalah warga Indonesia keturunan Cina bermarga Hwang yang bertugas mempromosikan usaha pinjaman tersebut melalui media sosial.

Mereka tertangkap setelah Tim khusus Imigrasi Chiayi menerima laporan adanya beberapa pekerja migran yang telah tertipu oleh sindikat rentenir tersebut yang meminjamkan uang kepada mereka dengan bunga yang cukup tinggi...

Pekerja migran itu mengatakan, awalnya keluarga di rumah sangat membutuhkan uang, kemudian ada seorang teman yang mengenalkan kalau ada agen yang bisa meminjamkan uang dengan cepat...

Tidak disangka, orang yang meminjamkan uang tersebut menahan paspornya untuk dipakai sebagai jaminan. Selain itu, pekerja migran juga disuruh menandatangani surat perjanjian hutang piutang dengan bunga yang tinggi.

Apabila pekerja migran tidak bisa mengembalikan pinjamannya tepat waktu, mereka akan mengintimidasi dan paspornya akan terus ditahan atau tidak dikembalikan...

Sehingga mempengaruhi hak pekerja migran yang akan melakukan pindah majikan.

Menurut Tim satuan khusus Imigrasi, sindikat itu melihat peluang besar karena keterbatasan pekerja migran yang tidak bisa meminjam uang secara resmi di bank.

Kemudian mereka menggunakan adanya rasa saling percaya dengan meminjamkan uang yang tingkat bunga tahunannya antara 121% hingga 152% supaya bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Hal itu jauh melebihi usaha pinjaman swasta yang bunganya hanya 9% atau pinjaman di bank yang bunganya hanya 3%.

Ratusan pekerja migran yang tersebar di beberapa kota kabupaten di seluruh Taiwan telah menjadi korbannya.

Imigrasi mengatakan, untuk menutupi adanya aliran uang dari rentenir, Yang menggunakan nomor rekening milik keluarganya. Sementara Hwang bertanggung jawab mempromosikan di media sosial, serta mencari agen supaya mencari korban dengan imbalan atau bonus senilai NTD 500.

Setelah melalui pelacakan yang cukup lama, Tim satuan khusus Imigrasi bersama Brigade Polisi Kriminal dari Nantou, Taichung dan Changhwa akhirnya berhasil menciduk beberapa orang yang merupakan anggota yang terlibat dalam kasus tersebut.

Selain itu, berhasil menyita 342 Paspor Indonesia, Surat perjanjian hutang piutang, buku catatan, alat penghitung uang dan bukti-bukti lainnya.

Tim penyidik juga mengajukan ke Pengadilan untuk menyita buku Rekening milik Yang dan uang tunai senilai NTD 7 juta.

Semua tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Taichung untuk diselidiki sesuai kejahatan pelanggaran UU perbankan....( HN.Tw )


Rentenir Pinjaman Dana Ke Pekerja Migrant di Sikat Imigrasi Taiwan

 

Pekerja Migrant Indonesia di Taiwan yang sekaligus menjadi relawan Komunitas Peduli PMI...

Beliau adalah Ibu Fajar Pekerja Migrant Indonesia yang berasal dari tulungagung jawa timur bekerja Taiwan 

Yang menginspirasi dengan kepedulian yang luar biasa terhadap sesama PMI diTaiwan...

Dengan latar belakang maraknya berbagai masalah yang terjadi kepada teman teman PMI di taiwan

menggerakan hatinya untuk bergabung menjadi relawan pada komunitas Peduli PMI Komunitas tersebut adalah GANAS COMMUNITY (Gabungan Tenaga Kerja Bersolidaritas).

Saat ini GANAS ada di Negara Taiwan namun sudah terafiliasi dengan teman teman relawan di beberapa negara lain seperti Negara Hongkong,Singapura,Macau dan Arab. ..

Visi Misi dari GANAS adalah Mobilisasi terhadap Kebijakan Perpanjangan tangan dari apa yang ingin disampaikan oleh teman teman PMI terhadap regulasi yang sudah ada.....(Mfp)



Relawan Pekerja Migrant Indonesia Di Taiwan


 

Kisah Inspiratif Sosok Purna PMI Yang Mahir Berbahasa Mandarin

menjadikannya sebagai seorang Penerjemah Bahasa Mandarin

Ibu Hanik seorang Purna PMI Taiwan yang berasal dari blitar jawa timur selama 14 Tahun  bekerja di sektor rumah tangga

Awal mula bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia pada tahun 2005 

Selama bekerja disana ibu Hanik mendapatkan perlakuan baik dari majikan

Ibu Hanik mendapatkan kesempatan untuk bisa belajar banyak hal Diantaranya adalah belajar bahasa Mandarin.

Berawal dari interaksi setiap hari nya dengan majikan,kakek yang dijaganya dan anak anak dari majikan Dari situ bu Hanik tertarik untuk mempelajari Bahasa Mandarin secara profesional

Yaitu melalui pelatihan-pelatihan bahasa Mandarin

Dan dari pelatihan yang ditempuh disana ibu Hanik mengikuti Ujian Bahasa Mandarin

Yang mana sertifikasi kelulusan dari ujian tersebut bisa digunakan nya untuk menjadi penerjemah Bahasa hingga sekarang...

Awal mula Ibu Hanik sebagai penerjemah pada saat masih bekerja sebagai PMI Taiwan adalah menterjemahkan sebuah artikel dari sebuah lembaga yang terkait dengan PMI

Bahkan lembaga Pelatihan Formal pun menggunakan jasanya sebagai penerjemah beberapa buku dari Bahasa Mandarin diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Selain itu ibu Hanik juga aktif menulis di media sosial Facebook dan media Online,seperti LiputanBMI.com,Mbok Cikrak dan ada beberapa lainnya.

Sampai saat ini Bu Hanik masih aktif sebagai penerjemah Bahasa Mandarin...


Bagi Sahabat Formosa yang ingin menggunakan jasa beliau dalam penterjemahan bahasa Mandarin,bisa menghubungi beliau di:
√ Akun Facebook : Hani Tw
√ WA : 085607611866
#purna pmi sukses
#media formosapro

Liputan lengkap bisa di klik link di bawah ini

https://youtu.be/7GSnk_vDGfEi

Team MFP


Purna Pmi Taiwan Mahir Bahasa Mandarin