Migrant Bisa

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

 

Tindakan pencabulan di wilayah hukum polsek kademangan yang terjadi hari sabtu tanggal 07 Agustus 2021 sekitar jam 13.00 wib


S Bin Alm G  usia 56 tahun warga pakisaji kecamatan kademangan sebagai tersangka sedang berada didalam toko yang kemudian datang  EN usia 15 tahun sebagai korban juga tetangga Pelaku


 Sdri.  EN untuk membeli jajan atau snack di toko milik Sdr. S  yang berlokasi di dusun pakisaji desa pakisaji kecamatan kademangan kabupaten blitar


saat setelah korban tersebut membeli jajan di toko tersebut, Tersangka mengatakan kepada korban “ YO NENG KAMARKU NGKO TAK KEKI PILUS” (Yo kekamar saya nanti tak beri Pilus), kemudian saya mengajak korban ke kamar

Pada Saat  kejadian di dalam kamar celana dan celana dalam korban di lepaskan oleh tersangka kemudian tersangka juga melepas celana dan celana dalamnya, kemudian korban di baringkan diatas lantai, setelah itu tersangka mencium pipi korban sambil meremas payudara korban sebelah kiri, kemudian posisi korban tidur kedua kaki nya di angkat kemudian penis tersangka yang sudah menegang di masukkan kedalam vagina korban, namun susah dimasukkan sehingga diberi Hand Body merk “TAMARA” sehingga licin dan penis tersangka bisa masuk kedalam vagina korban lalu pelaku menggerakan maju mundur kurang lebih 3 menit hingga mengeluarkan sperma di dalam vagina korban dan hingga tumpah dari vagina di lantai kamarnya kemudian tersangka mengelap dengan kapas...

 

Setelah melakukan perbuatannya, tersangka memakaikan celana dalam dan celana korban. Dan juga memakai celana dalam serta celananya sendiri selanjutnya korban di suruh mengambil uang sendiri sebesar Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) dan korban langsung pulang..


Dengan kejadian pencabulan ini   korban EN bercerita kepada saudara ACH usia 29 tahun dan PNF usia 24 tahun warga desa pakisaji kecamatan kademangan telah di setubuhi oleh pelaku S

Dengan aduan korban telah di cabuli saudara ACH dan PNF men


datangi Polsek Kademangan untuk melaporkan atas kejadian pencabulan saudari EN....

Setelah mendapat laporan dari saudara korban pihak polsek kademangan melakukan tindakan :

Menerima laporan,mengantar visum et repertum kepada korban,melakukan pemeriksaan saksi,mendatangai Tkp,memeriksa terlapor,melakukan mediasi,melakukan gelar perkara,membuat dan melengkapi mindik,melakukan penangkapan,melakukan penahanan pelaku..

Pada waktu olah tkp di temukan Barang bukti di antaranya :

- 2 (dua) potong Baju Kaos lengan pendek warna kuning

- 1 (satu) potong celana pendek warna ungu,

- 1 (satu) potong celana panjang warna hitam,

- 1 (satu) Potong BH Warna ungu

- 1 (satu) potong celana dalam warna krem

- 1 (satu) potong kaos warna merah

- 1 (satu) potong celana pendek warna merah

- 1 (satu) potong celana dalam warna merah

- 1 (satu) potong celana panjang warna hitam

- 1 (satu) botol hand bodi merk “TAMARA”

-  Satu bendel Visum Et Repertum

 

Setelah bukti bukti dan laporan lengkap pada hari minggu tanggal 13 maret 2022 polsek kademangan melakukan penahan kepada saudara tersangka S dan tersangka akan di kenakan pasal :

Pasal 81 atau 82 Undang-Undang RI No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang  No. 1 tahun 2016  tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No. 35  Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

 

Wawancara kapolsek kademangan  AKP Tamim dengan awak media mengatakan Modus dan atau operandi  pelaku kepada korban persetubuhan dengan bujuk rayu atau tipu muslihat memberikan jajan pilus serta sejumlah uang buat jajan (Mfp -blitar M4W4N)

 

 

Pencabulan Anak Bawah Umur Di Wilayah Polsek Kademangan Blitar


 

 

 

Blitar,12 Maret 2022

*OPERASI YUSTISI PENEGAKAN PPKM LEVEL 2 DI WILAYAH POLSEK SELOREJO*

 

*SANTUN*

( *SINERGITAS, AMANAH,NETRALITAS,TRANSPARAN,UNGGUL, NURANI*)

Dalam rangka Pengawasan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Covid-19 di wilayah kabupaten Blitar

Polres blitar melaksanan gelar operasi yustisi penegakan ppkm level 2 di wilayah polsek selorejo

Kegiatan  dilaksanakan berdasarkan *Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2022* Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 ,2 dan 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. ...

Kegiatan di laksanakan pada hari sabtu tanggal 12 maret 2022 di mulai pukul 08.30 wib s/d selesai...

Untuk kegiatan  laksanakan di beberapa titik wilayah polsek selorejo blitar meliputi :

> Jalan Raya Selorejo

> Pertokoan Pom bensin Selorejo

> Warung2 dan cafe sepanjang jalan kembar

> Warung pertokoan bendungan Ngreco

 

Operasi yustisi melibatkan personil polri,koramil ,satpol pp dan awak media

 

Hasil yang di capai dalam gelar operasi yustisi ini adalah

Melaksanakan penegakan hukum terhadap masyarakat yang melanggar ketentuan PPKM Level 2 Covid-19 di wilayah Kecamatan selorejo

Juga Ditemukan pelanggaran PPKM Level 2 sejumlah 10 pelanggaran, dengan penindakan  Tipiring, Teguran Tertulis, Teguran Lisan,Penghentian kegiatan dengan  memberikan sanksi tindakan fisik,mengucap pancasila,kerja sosial di fasum

 

Dalam wawancara dengan awak media Kapolres Blitar AKBP ADHITYA PANJI ANOM,S.I.K mengucapakan selama kegiatan operasi yustisi penegakan ppkm level 2 di wilayah polsek selorejo berlangsung dengan lancar,aman dan kondusif

Beliau juga berpesan kepada masyarakat di blitar tetap patuh protokol kesehatan covid 19 dengan tetap jaga jarak,pakai masker dan cuci tangan......( MFP Blitar – N4W4N)

 

 

 

 

Operasi Yustisi Penegakan Ppkm Level 2 Di Wilayah Polsek Selorejo


 

Kisah Inspiratif Sosok Purna PMI Yang Mahir Berbahasa Mandarin

menjadikannya sebagai seorang Penerjemah Bahasa Mandarin

Ibu Hanik seorang Purna PMI Taiwan yang berasal dari blitar jawa timur selama 14 Tahun  bekerja di sektor rumah tangga

Awal mula bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia pada tahun 2005 

Selama bekerja disana ibu Hanik mendapatkan perlakuan baik dari majikan

Ibu Hanik mendapatkan kesempatan untuk bisa belajar banyak hal Diantaranya adalah belajar bahasa Mandarin.

Berawal dari interaksi setiap hari nya dengan majikan,kakek yang dijaganya dan anak anak dari majikan Dari situ bu Hanik tertarik untuk mempelajari Bahasa Mandarin secara profesional

Yaitu melalui pelatihan-pelatihan bahasa Mandarin

Dan dari pelatihan yang ditempuh disana ibu Hanik mengikuti Ujian Bahasa Mandarin

Yang mana sertifikasi kelulusan dari ujian tersebut bisa digunakan nya untuk menjadi penerjemah Bahasa hingga sekarang...

Awal mula Ibu Hanik sebagai penerjemah pada saat masih bekerja sebagai PMI Taiwan adalah menterjemahkan sebuah artikel dari sebuah lembaga yang terkait dengan PMI

Bahkan lembaga Pelatihan Formal pun menggunakan jasanya sebagai penerjemah beberapa buku dari Bahasa Mandarin diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Selain itu ibu Hanik juga aktif menulis di media sosial Facebook dan media Online,seperti LiputanBMI.com,Mbok Cikrak dan ada beberapa lainnya.

Sampai saat ini Bu Hanik masih aktif sebagai penerjemah Bahasa Mandarin...


Bagi Sahabat Formosa yang ingin menggunakan jasa beliau dalam penterjemahan bahasa Mandarin,bisa menghubungi beliau di:
√ Akun Facebook : Hani Tw
√ WA : 085607611866
#purna pmi sukses
#media formosapro

Liputan lengkap bisa di klik link di bawah ini

https://youtu.be/7GSnk_vDGfEi

Team MFP


Purna Pmi Taiwan Mahir Bahasa Mandarin

Sejumlah pedemo tolak pemekaran wilayah Papua yang ditangkap di dekat Istana Kepresidenan Jakarta langsung dibawa ke Polda Metro Jaya. Belum diketahui berapa orang yang ditangkap aparat kepolisian.

"Sementara ada beberapa orang yang sedang kita mau bawa ke Polda Metro untuk dilakukan pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan saat dihubungi, Jumat (11/3).

Zulpan menyebut para pedemo ini masih dalam perjalanan. Pihaknya pun akan langsung memeriksa mereka.

"Sementara masih dalam perjalanan ke Polda Metro. Jumlah pastinya nanti setelah mereka tiba di Polda ya saya infokan," ucap Zulpan.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, rombongan mobil tahanan dan sejumlah kendaraan polisi tiba di Polda Metro Jaya. Diduga rombongan ini turut mengangkut para pedemo yang ditangkap.

Dalam aksi tolak pemekeran Papua yang berujung ricuh, Kepala Satuan Intelijen Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Feriksan Tambupbolan mengalami luka di bagian kepala.

"Kasat Intel Polres Metro Jakpus yang jadi korban pemukulan oleh pendemo mahasiswa Papua," kata Kapolsek Sawah Besar Kompol Maulana Mukarom saat dikonfirmasi, Jumat (11/3).

Para demonstran sempat melakukan orasi yang bertema penolakan pemekaran Papua. Ini dilakukan usai mereka menjebol barikade kepolisian dengan sebagian pesertanya ditangkap.

Usai orasi, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi giliran bicara melalui mikrofon untuk memberi peringatan peserta agar bubar.

"Kegiatan saudara telah melanggar aturan dan melakukan tindak pidana. Tiga personel kepolisian mengalami luka. Kami perintahkan untuk bubar dan anggota kami akan lakukan pengamanan," ujarnya.

Pada peringatan pembubaran pertama dan kedua, para demonstran masih belum beranjak dari lokasi. Lalu dalam peringatan yang ketiga, demonstran mulai mendorong aparat yang hendak mengamankan mereka.

Buntutnya, kericuhan kembali terjadi. Hingga akhirnya, sekitar 30 orang demonstran itu semuanya diangkut ke dalam mobil.

Demonstran Papua Dekat Istana Dibawa Ke Polda Metro Jaya


Seruan menghukum Presiden Vladimir Putin terus menggema ke telinga Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) ketika invasi Rusia ke Ukraina menginjak pekan kedua ini, Jumat (11/3).

Rusia tampak enggan mengendurkan atau menghentikan gempurannya ke Ukraina terlepas dari hujanan kecaman hingga sanksi yang kian mengisolasi negara itu.

ICC hingga Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) pun telah membuka penyelidikan atas invasi Rusia ke Ukraina. Namun, sejauh ini, belum ada perkembangan berarti.

PerwakilanRusia saja tidak hadir dalam sidang perdana Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) terkait gugatan Ukrainasoal invasi Moskow pada Senin pekan ini.

Jadi sebesar apa peluang Putin dapat diadili sebagai kriminal perang atas tindakannya melancarkan invasi ke Ukraina?

Apa itu kejahatan perang?

Menurut ICC, sejumlah tindakan yang masuk dalam kategori kejahatan perang adalah tindakan yang menargetkan warga sipil, melanggar Konvensi Jenewa, dan menargetkan kelompok masyarakat tertentu.

"Satu hal yang pasti, mengarahkan tembakan ataupun menargetkan warga dan fasilitas sipil secara sengaja merupakan kejahatan dalam yurisdiksi pengadilan," kata Kepala Jaksa ICC, Karim Khan, kepada CNN pada 3 Maret.

Khan menjadi salah satu jaksa yang tengah menyelidiki dugaan kejahatan perang Rusia di Ukraina.

"Dan bahkan bila ada kebutuhan militer, ada kewajiban jelas bagi pihak yang terlibat konflik untuk tidak menggunakan kekuatan yang tidak proporsional, untuk memastikan persenjataan yang digunakan tidak memiliki dampak besar pada area padat penduduk," lanjut Khan.

Sementara itu, sudah banyak pihak terutama negara Barat yang menilai tindakan Putin ke Ukraina adalah bentuk kejahatan perang. Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kyiv menuduh Rusia melakukan kejahatan perang karena menyerang PLTN di Ukraina dan fasilitas sipil lainnya seperti rumah sakit dan apartemen.

"Penyerangan pembangkit listrik nuklir merupakan kejahatan perang. Penembakan Putin terhadap PLTN terbesar Eropa membuat pemerintahan terornya selangkah lebih maju," kata pihak kedutaan dalam sebuah pernyataan Twitter, dikutip dari CNN.

Rusia juga disebut-sebut menggunakan bomb vakum dan bom klaster di area padat penduduk. Bila benar terjadi, ini merupakan salah satu bentuk kejahatan perang.

Siapa yang bisa diadili oleh ICC?

Semua orang yang dituduh melakukan kejahatan dalam yurisdiksi ICC bisa diadili, terutama dari negara yang menjadi anggota ICC. Pengadilan ICC menghakimi orang, bukan negara, dan berfokus pada orang yang paling bertanggung jawab atas kejahatan, yakni pemimpin dan pejabat.

Secara teori, Putin dapat didakwa ICC, terutama soal pencaplokan Rusia atas Semenanjung Crimea di Ukraina paa 2014.

Namun, ICC tak bisa mengadili seseorang tanpa kehadirannya langsung atau in absensia. Jadi Putin harus dibawa ke pengadilan itu atau ditangkap di luar Rusia agar bisa diadili.

Sebelumnya, ICC pernah menjatuhkan 'vonis yang memberatkan' atas pendudukan Rusia di Crimea pada 2016 lalu.

Sementara itu, Rusia-dan juga Amerika Serikat-bukan anggota ICC. Meski begitu, kedua negara menandatangani perjanjian pembentukan ICC.

Rusia menarik diri dari keanggotaan ICC pada 2016, beberapa hari setelah laporan mahkamah itu menerbitkan apa yang dianggap sebagai "vonis memberatkan" atas pendudukan Rusia di Crimea pada 2014.

Apa yang Diselidiki ICC terkait Invasi ke Ukraina?

Dalam investigasi baru terkait kejahatan perang Rusia di Ukraina, ICC menyatakan akan menyelidiki seluruh tindakan yang terjadi sejak 2013 hingga saat ini.

Itu berarti, ICC akan menyelidiki agresi Rusia sejak pencaplokan Crimea pada 2014 lalu hingga invasi Rusia ke Ukraina hari ini.

Bagaimana pengadilan ICC berlangsung?

Pengadilan ICC dapat dilakukan dengan dua cara, yakni lewat rujukan kasus dari pemerintah nasional atau Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu, kedudukan Rusia di Dewan Keamanan PBB membuat Moskow memiliki hak untuk memveto aksi dewan tersebut.

Walaupun demikian, sejauh ini ada 39 negara mendesak ICC melakukan investigasi terhadap kejahatan perang Rusia. Kebanyak negara itu adalah Barat.

Meski begitu, jaksa ICC Khan memastikan bahwa dia akan memastikan penyelidikan akan adil bagi semua pihak, bukan pihak Ukraina saja, tetapi juga dari sisi Rusia, partai hingga aktor non-negara.

"Lembaga ini bukan politis. Kami bukan bagian dari divisi geostrategis atau geopolitik yang kita saksikan di seluruh dunia," paparnya menambahkan.

Berapa lama investigasi ini dilakukan?

Penyelidikan ICC membutuhkan waktu yang lama. Sebelumnya, penyelidikan awal ICC di wilayah timur Ukraina terkait pencaplokan Crimea oleh Rusia berlangsung lebih dari enam tahun, yakni sejak April 2014 hingga Desember 2020.

Kala itu, jaksa menuturkan ada bukti kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan. Namun, langkah selanjutnya terhalang oleh pandemi Covid-19 dan kurangnya sumber daya di pengadilan, yang juga melakukan banyak investigasi lain.

Mengapa penuntutan untuk kasus Ukraina berbeda?

Seorang profesor hukum di Universitas New York, Ryan Goodman, menuturkan perhatian internasional terhadap invasi Rusia ke Ukraina cukup unik dan dapat memberikan kewenangan bagi pengadilan melangsungkan penyelidikan. Hal itu berbeda dengan kasus lainnya yang pernah diproses di ICC.

"Sulit menilai penyelidikan ICC berdasarkan pekerjaannya di masa lalu," kata Goodman.

"Dalam situasi Ukraina, jaksa didukung oleh puluhan negara dunia dengan cara yang luar biasa, yang saya pikir akan menambah sumber daya."

Bagaimana kasus ICC dapat memengaruhi konflik?

Menurut Goodman, investigasi ICC dapat memengaruhi ruang diplomasi penyelesaian konflik. Ia menilai Putin dan beberapa warga Rusia lain tak akan mengambil risiko bakal ditangkap bila mereka keluar negeri.

Investigasi ini juga bisa mengurangi kekuatan Putin di Rusia.

"Warga Rusia mungkin akan sadar ini merupakan salah satu alasan Putin tak lagi bisa melayani negara," tutur Goodman.

Mungkinkah Putin Dihukum Atas Invasi Rusia Ke Ukraina