Kediri,MigrantBisa – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, ditandai dengan upacara pembukaan di Lapangan Dusun Sumber Bahagia, Selasa (10/2/2026).
Upacara pembukaan dihadiri Dandim 0809/Kediri yang diwakili Kasdim Mayor Inf Yuliadi Purnomo, Danrem 082/CPYJ yang diwakili Kasiter Letkol Arm Drs Safei, serta Pabandya Bhakti TNI Sterdam V/Brawijaya Letkol Caj Nurhasin, S.Ag.
Turut hadir Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, jajaran Kodim 0809/Kediri, unsur pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Sebanyak 265 peserta mengikuti upacara pembukaan, terdiri dari 116 personel TNI, 60 personel Brimob dan Polri, 60 pelajar, serta 30 mahasiswa.
TMMD ke-127 akan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dan Desa.” Program ini menyasar kegiatan fisik dan nonfisik guna mempercepat pembangunan desa.
Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud kolaborasi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui TMMD, pembangunan infrastruktur desa dapat dipercepat dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi serta kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
TMMD ke-127 difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan pelatihan.
Pada sasaran fisik, TMMD menargetkan pembangunan jalan tembus Dusun Sumber Bahagia–Dusun Kapasan sepanjang 1.657 meter, renovasi 10 unit rumah tidak layak huni, satu unit musala, serta pengecatan empat bangunan sekolah.
Sementara itu, program unggulan TNI AD meliputi pembangunan lima titik sumur bor, renovasi 20 unit MCK, penghijauan dengan 1.000 bibit tanaman, serta penguatan ketahanan pangan melalui penanaman jagung seluas satu hektare.
Dewi Maria Ulfa berharap, pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Gadungan mampu meningkatkan aksesibilitas wilayah dan mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan TMMD agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.(bud)

