KotaBlitar,MigrantBisa – Polres Blitar Kota menghadirkan pendekatan berbeda dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan menggandeng penceramah muda kondang Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam.
Kolaborasi ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Operasi Keselamatan Semeru 2026 dilaksanakan selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Blitar Kota memilih metode yang lebih humanis dengan menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas melalui forum keagamaan.
Edukasi tersebut disampaikan langsung oleh Gus Iqdam di hadapan ribuan jamaah Majelis Sabilu Taubah. Melalui tausiyahnya, Gus Iqdam mengajak jamaah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.(02/02/2026)
Ia menekankan bahwa tertib berlalu lintas bukan semata kewajiban hukum, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.
Pendekatan ini dinilai efektif mengingat mayoritas jamaah Majelis Sabilu Taubah berasal dari kalangan anak muda dengan antusiasme tinggi, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti melalui media sosial. Pesan keselamatan pun lebih mudah diterima karena disampaikan oleh figur yang dekat dengan kehidupan mereka.
Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, mengatakan bahwa sosialisasi melalui tokoh agama merupakan strategi membangun kesadaran berlalu lintas dari hati ke hati.
“Kami mengedukasi masyarakat mengenai Operasi Keselamatan Semeru 2026 bersama Satlantas Polres Blitar Kota dengan menggandeng Gus Iqdam untuk mengajak santri dan jamaahnya agar selalu tertib berlalu lintas,” ujar AKP Agus Prayitno,
Menurutnya, keterlibatan tokoh agama menjadi langkah strategis dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Pendekatan persuasif dinilai lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan penindakan semata.
“Dengan dukungan tokoh agama seperti Gus Iqdam, kami optimistis pesan tertib berlalu lintas dapat tersampaikan secara masif dan menumbuhkan kesadaran kolektif demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Harapannya, masyarakat tertib bukan karena takut ditilang, tetapi karena sadar akan pentingnya keselamatan,” tegasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Blitar Kota berharap angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan. Kolaborasi dengan tokoh agama ini menjadi bukti bahwa pesan keselamatan berlalu lintas dapat disampaikan melalui berbagai cara, termasuk dari mimbar dakwah.(bud)

.jpeg)