Migrant Bisa



Blitar,MigrantBisa – Menjelang Ramadan, Satreskrim Polres Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Blitar, Minggu (22/2/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok gas bersubsidi aman serta distribusinya berjalan sesuai ketentuan.


Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra menyampaikan, petugas memeriksa ketersediaan LPG di pangkalan, harga jual kepada konsumen, hingga alur distribusi. Hasil sementara menunjukkan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat.


“Permintaan biasanya meningkat menjelang Ramadan, khususnya dari rumah tangga dan pelaku UMKM. Kami pastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan warga,” kata AKP Margono.


Selain pengawasan lapangan, Polres Blitar juga menjalin koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar terkait kemungkinan penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif bila terjadi lonjakan permintaan.


Pihak kepolisian mengingatkan pemilik pangkalan agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyalurkan LPG sesuai peruntukannya. Jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kelangkaan, tindakan tegas akan dilakukan demi menjaga ketersediaan gas melon selama Ramadan.(bud)

Cegah Penimbunan Gas Melon, Satreskrim Polres Blitar Turun ke Pangkalan LPG



Blitar,MigrantBisa – Menjelang Ramadan, Satreskrim Polres Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Blitar, Minggu (22/2/2026). Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan stok gas bersubsidi aman serta distribusinya berjalan sesuai ketentuan.


Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra menyampaikan, petugas memeriksa ketersediaan LPG di pangkalan, harga jual kepada konsumen, hingga alur distribusi. Hasil sementara menunjukkan stok masih mencukupi kebutuhan masyarakat.


“Permintaan biasanya meningkat menjelang Ramadan, khususnya dari rumah tangga dan pelaku UMKM. Kami pastikan tidak ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan warga,” kata AKP Margono.


Selain pengawasan lapangan, Polres Blitar juga menjalin koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Blitar terkait kemungkinan penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif bila terjadi lonjakan permintaan.


Pihak kepolisian mengingatkan pemilik pangkalan agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan menyalurkan LPG sesuai peruntukannya. Jika ditemukan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kelangkaan, tindakan tegas akan dilakukan demi menjaga ketersediaan gas melon selama Ramadan.(bud)